PORTAL KHATULISTIWA

MENCERAHKAN

Ramadhan Reboot 50 Pelajar Bontang, Sitti Yara Ajak Gen Z Berperan dalam Pembangunan Daerah

admin Redaktur Redaktur Khatulistiwa
Wakil Ketua DPRD I Kota Bontang, Sitti Yara, saat menghadiri acara Ramadhan Reboot 2026 (Foto: Istimewa)

PORTALKHATULISTIWA.COM, BontangWakil Ketua I DPRD Kota Bontang, Sitti Yara, turut hadir dalam kegiatan Ramadhan Reboot 2026, sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting, khususnya bagi Generasi Z (Gen Z) yang akan berperan dalam pembangunan kota di masa depan.

“Kalian adalah generasi muda yang kelak menjadi calon pemimpin masa depan. Saya melihat generasi hari ini memiliki wawasan luas dan pemikiran yang maju,” ujar Sitti Yara.

Menurutnya, sebagai wakil rakyat, aspirasi dan harapan dari kalangan anak muda, khususnya Gen Z, perlu didengar. Masukan dari para pelajar tidak boleh diabaikan, dan kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang dialog yang mendekatkan wakil rakyat dengan generasi muda di Kota Taman.

“Lembaga seperti DPRD, kami ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi pendidikan dan partisipasi generasi muda demi masa depan Bontang yang lebih baik,” tutupnya.

Diwawancara terpisah, Perwakilan Green Squad, Irwan Abbas, menjelaskan bahwa konsep tersebut merupakan cara anak muda menumbuhkan kecintaan terhadap alam melalui pendekatan yang berbeda. Pemilihan kawasan mangrove juga dimaksudkan agar peserta dapat merasakan kedekatan dengan alam sekaligus belajar menjaga lingkungan sekitar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Melalui aksi dan inovasi, pemuda Bontang bisa berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam,” ujar Irwan saat dikonfirmasi usai acara, Senin (9/3/2026) malam.

Diketahui, sebanyak 50 pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Taman mengikuti kegiatan Ramadhan Reboot 2026, Minggu (8/3/2026). Program yang digagas Green Squad ini menghadirkan konsep segar dalam mengisi aktivitas selama bulan Ramadan.

Pria yang akrab disapa Ibas itu menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung format serupa pesantren kilat bernuansa alam. Bedanya, rangkaian acara hanya berlangsung satu hari, dimulai pukul 15.00 WITA hingga selesai salat subuh.

Kata dia, jika biasanya pesantren kilat digelar di gedung atau lingkungan sekolah, kali ini Green Squad memilih lokasi alam terbuka. Kawasan hutan mangrove Taman Nasional Kutai (TNK) di Salebba, Kota Bontang, dinilai menjadi tempat yang tepat untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Inisiatif ini tidak sekadar menjadi rutinitas pengisi aktivitas Ramadan. Panitia mengemasnya secara kreatif dan inovatif sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta,” sebutnya.

Meski tengah menjalankan ibadah puasa, semangat para pelajar tetap tinggi. Mereka tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang telah disiapkan panitia.

Ibas menambahkan, kegiatan ini dirancang dengan konsep menginap di alam terbuka. Selain materi keagamaan dan wawasan kebangsaan, peserta juga mendapatkan pembekalan pengembangan diri seperti public speaking, permainan interaktif, hingga sesi diskusi santai bersama ustaz.

Peserta juga mendapatkan suvenir berupa sarung untuk laki-laki dan jilbab bagj perempuan. Mereka diberikan tumbler, tujuannya untuk mengurangi angka penggunaan botol kemasan plastik di Kota Taman.

Ia menegaskan, Green Squad tidak hanya berfokus pada isu lingkungan. Komunitas tersebut juga menjadi wadah edukasi, aksi, dan inovasi, termasuk mendorong pemanfaatan sampah agar memiliki nilai ekonomi.

“Semoga kegiatan ini menjadi ruang kreativitas sekaligus melahirkan gagasan baru dari para pelajar untuk kemajuan Kota Bontang,” ujarnya.

Ibas berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan. Ke depan, program tersebut direncanakan digelar dengan skala yang lebih besar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua I DPRD Kota Bontang, Sitti Yara, atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar.

“Insya Allah akan kami jadikan agenda tahunan. Terima kasih kepada Wakil Ketua I DPRD Kota Bontang, Ibu Sitti Yara, atas dukungannya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” tutup Irwan.

Adapun peserta yang ikut merupakan pelajar dari beberapa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Bontang. Di antaranya, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang, SMK Negeri 1 Bontang, SMK Negeri 2 Bontang, dan SMK Putra Bangsa (PB) Bontang. (*Rn)