Puluhan Pekerja Temui Wakil Ketua I DPRD Bontang, Keluhkan Gaji dan THR Belum Dibayar
PORTALKHATULISTIWA.COM, Bontang – Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Siti Yara memastikan akan membela hak para pekerja di Kota Taman. Sebanyak 29 karyawan dari salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Bontang menyampaikan aduan langsung mengenai nasib mereka.
Pasalnya, terhitung hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mereka belum menerima upah selama dua bulan, termasuk terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) juga belum ada kepastian.
Kehadiran mereka disambut ramah dengan penuh empati. Puluhan pekerja menyampaikan keluhannya dan berdialog langsung dengan orang nomor dua di jajaran legislatif Kota Bontang.
Dialog yang berlangsung serius, para karyawan memaparkan kondisi ekonomi yang tengah dialami. Terlebih lagi di bulan suci Ramadan disaat kebutuhan pokok cukup banyak.
Sitti Yara mengungkapkan telah mendengar aduan puluhan pekerja mengenai penundaan hak normatif yang seharusnya sudah mereka terima. Namun, hingga kini mereka belum menerima dari pihak manajemen perusahaan.
”Saya telah mendengar langsung keluhan rekan-rekan pekerja,” tegas Siti Yara.
Ia menegaskan kelalaian perusahaan bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan kelangsungan hidup untuk memenuhi kebutuhan dasar. Terlebih lagi dalam suasana bulan suci Ramadan yang tak lama lagi akan merayakan hari lebaran.
“Ini bukan sekadar persoalan administrasi perusahaan, melainkan urusan kelangsungan hidup dan ‘piring nasi’ keluarga mereka,” tegasnya.
Tak butuh waktu lama, respons wakil rakyat dari Fraksi PKB ini, langsung mengambil tindakan dengan menghubungi pihak manajemen perusahaan. Komunikasi berlangsung menggunakan sambungan telepon.
Dalam kesempatan itu, Sitti Yara mendesak pihak perusahaan untuk segera memberikan kepastian terkait hak-hak yang tertunda. Setelah dikonfirmasi langsung, pihak perusahaan akhirnya memberikan komitmen dan ditemukan solusi konkret mengenai jadwal serta mekanisme pembayaran gaji serta THR yang selama ini dikeluhkan.
”Tadi saya langsung hubungi pihak perusahaan. Alhamdulillah, sudah ditemukan titik temu dan solusi,” paparnya.
Ia berkomitmen, masalah ini akan terus dikawal hingga puluhan pekerja menerima hak mereka. Politisi perempuan ini menekankan sebagai wakil rakyat, dirinya memiliki tanggung jawab moral dan fungsi pengawasan untuk memastikan hukum ketenagakerjaan ditegakkan.
“Saya akan terus mengawal komitmen perusahaan tersebut sampai uangnya benar-benar masuk ke rekening para karyawan,” tambah Siti Yara.
Lebih lanjut, kata dia, delegasi rakyat yang duduk di DPRD sudah menjadi tanggung jawab untuk menerima aspirasi masyarakat. Kejadian ini jadi pengingat bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Taman agar berjalan secara profesional.
“Pintu aspirasi kami selalu terbuka. Kami di DPRD akan memastikan perusahaan menjalankan kewajibannya secara profesional,” tandasnya.
Mengenai masalah ini, tentu dirinya tak membiarkan begitu saja. Ia juga akan berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang untuk memastikan kesepakatan ini berjalan sesuai rencana.
”Tidak ada ruang bagi pengabaian hak buruh di Kota Bontang,” tutup legislator perempuan itu. (*Rn)

15 Komentar
Komentar ditutup.