PORTAL KHATULISTIWA

MENCERAHKAN

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Madrasah Darussalam IBS Samarinda Gelar Tarhib Ramadhan dan Pawai Obor

admin Redaktur Redaktur Khatulistiwa
Sambut Bulan Suci Ramadhan, Madrasah Darussalam IBS Samarinda Gelar Tarhib Ramadhan dan Pawai Obor (Foto: Rn/Istimewa)

PORTALKHATULISTIWA.COM, Samarinda – Madrasah Darussalam International Boarding School Samarinda menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan dan Pawai Obor. Agenda ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 13 hingga 14 Februari 2026 lalu.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penyambutan bulan suci Ramadhan sekaligus upaya membangun karakter, spiritualitas, dan kebersamaan di kalangan santri. Acara diawali dengan ceramah tarhib ramadhan yang disampaikan oleh Syekh Arraiy M. Abu Almakarim, seorang dai asal Mesir.

Dalam tausiyahnya, Syekh Arraiy menyampaikan, ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan “nafḥah” atau hembusan rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Menurutnya, kemuliaan Ramadhan merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih ampunan.

“Sebagai bentuk hadiah istimewa bagi umat Islam,” ujarnya.

Kata dia, orang yang berpuasa dengan penuh keikhlasan dan mengharapkan rida Allah Subhanahu Wa Ta’ala, akan diampuni dosa-dosanya. Selain itu, umat islam yang menghidupkan malam-malam ramadhan dengan salat tarawih dan berbagai amalan.

“Semua ibadah malam nantinya mereka berkesempatan memperoleh penghapusan dosa dan kesalahan,” terangnya.

Usai ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan salat berjamaah dan makan malam bersama. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pawai obor yang diikuti oleh seluruh santri serta ustadz dan ustadzah.

Para peserta berjalan bersama menyusuri lingkungan sekitar madrasah sebagai simbol semangat dalam menyambut bulan suci ramadhan.

Sementara itu, Kepala Madrasah Darussalam International Boarding School Samarinda, Suharmoko, menjelaskan, kegiatan tarhib ramadhan merupakan agenda pembinaan yang bertujuan mempersiapkan santri dalam menyambut bulan suci.

“Kami melaksanakan tarhib Ramadhan sebagai upaya mempersiapkan diri memasuki bulan Ramadhan,” kata Suharmoko.

Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan MABIT (Malam bina iman dan takwa) yang diisi dengan salat tahajud, salat hajat, serta muhasabah diri. Ia menuturkan, pawai obor menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling berkesan bagi para santri.

Salah satu perwakilan santriwati, Shabrina, merupakan siswi kelas VIII (delapan) Fatimah, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan tersebut. Proses yang meriah dan dilakukan secara bersama-sama menambah suasana kekeluargaan acara tersebut.

“Saya sangat senang, karena selama perjalanan pawai obor kita semua sangat solid dan benar-benar merasakan quality time karena bisa berjalan bersama-sama,” ucap Shabrina sembari tersenyum.

Hal senada disampaikan, Faris, siswa kelas X (sepuluh) International, dirinya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan lebih meriah pada tahun mendatang. Tak hanya tahun ini saja, namun dapat menjadi agenda rutin kedepannya.

“Harapan saya, pawai obor tahun depan bisa menjadi lebih baik dan lebih seru. Apalagi nanti akan ada siswa baru, sehingga suasananya bisa semakin meriah,” pungkasnya. (*Rn).