Bupati Tanah Datar Resmikan Pemakaian Jalan Lingkar Bendang Melayu dan Jalan Sibobay Napar

KHATULISTIWA | Tanah Datar

Program pembangunan suatu hal yang utama dalam meningkatkan perekonomian, salah satunya pembangun infrastruktur jalan. Hal tersebut dibuktikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dibawah kepemimpinan Bupati Eka Putra.

Salah satu bukti nyata yang direalisasikan guna menopang perekonomian warga setempat adalah dengan telah selesainya pengaspalan jalan lingkar Bendang Melayu dan jalan Sibobay Napar yang terletak di jorong Kubang, Nagari Saruaso kecamatan Tanjung Emas.

Dengan telah selesainya pengaspalan jalan tersebut, warga masyarakat setempat merasa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE. MM.

Hal ini dikarenakan dibawah kepemimpinan Bupati Eka Putra, jalan lingkar Jorong Kubang Landai yang merupakan akses pertanian dan jalur wisata menuju Bukit Batu Patah yang sudah puluhan tahun rusak akhirnya kembali dilakukan pengaspalan. Seiring dengan itu, pada Jum’at (2/2) juga dilakukan peresmian langsung oleh Bupati Eka Putra.

Turut hadir mendampingi pada acara tersebut Staf Ahli Bupati Erizanur, Asisten Ekobang Alfian Jamrah, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kominfo, Camat Tanjung Emas beserta forkopimca, Wali Nagari Saruaso dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra mengatakan pembangunan jalan dan sarana prasarana lainnya salah hal yang prioritas. Ini dapat ditingkatkan sampai ke pelosok nagari berkat dukungan dari seluruh masyarakat, sehingga pembangunan tersebut dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Tanah Datar.

“Pemerintah Daerah Tanah Datar akan terus berkomitmen untuk melakukan pembangunan secara bertahap dan merata, sehingga kemaslahatan masyarakat Tanah Datar semakin bisa ditingkatkan. Terbukti dengan telah selesainya jalan lingkar ini, tentunya kita bersyukur kepada Allah. Alhamdulillah jalan yang dulunya rusak parah dan kecil belum bisa dilalui leluasa, sekarang sudah selesai pembangunannya, semoga ini dapat mempermudah aktifitas masyarakat untuk membawa hasil pertanian,” kata Bupati.

Diungkapkan Bupati Eka Putra, jalan lingkar yang telah selesai ini diantaranya jalan dari Simpang Bendang – Kampung Melayu dengan dana Rp 469 juta, pengaspalan sepanjang 400 meter melalui APBD tahun 2022, pada tahun 2023 kembali di lanjutkan dari Sibobay menuju Simpang Napar sepanjang 520 meter dengan dana Rp 643 juta.

“Semoga jalan yang baru selesai kita bangun ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, mari kita jaga dan rawat dengan baik agar jalan ini tidak cepat rusak dan tentunya nyaman untuk dilalui,” ujar Bupati lagi.

Bupati Eka Putra juga sampaikan, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah utamanya selalu memperhatikan fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat.

“Jadi, Saya mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Tanah Datar agar selalu diberikan kesehatan, sehingga bisa menjalankan tugas dan amanah ini dengan baik. Terima kasih dan apresiasi kepada panitia pelaksana dan dukungan masyarakat dalam menggelar syukuran ini.” ucapnya.

Sementara, terkait dengan keinginan dan aspirasi dari masyarakat setempat untuk membangun tower seluler BTS, Bupati Eka juga menyampaikan ini akan segera di tindaklanjuti oleh Dinas terkait.

Sebelumnya, Wali Nagari Saruaso Agusrimayanto menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. “Terima kasih, atas kepedulian pak Bupati kepada Nagari Saruaso, khususnya Jorong Kubang Landai yang telah mengaspal kembali jalan lingkar di Jorong Kubang Landai 2 tahun berturut-turut dan khusus untuk perbaikan pasar nagari juga telah menganggarkan sebesar Rp 4,3 miliyar. Begitu banyak pembangunan yang telah dilakukan di Kecamatan ini, kami bangga dan bahagia,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan  tokoh masyarakat setempat Fakhri Karim. “Terimakasih pak Bupati Eka atas perhatian ke jorong kami, rasanya kami kembali memiliki pemimpin seperti Alm. Bpk Ikasuma Hamid yang asli dari Kubang Landai yang di kenal dengan Aquaduk Pancasila,” ucapnya.

Dia juga sampaikan keinginan masyarakat  untuk memiliki tower BTS guna memudahkan komunikasi di ranah dan rantau. Karena di daerah tersebut masih blankspot, dengan demikian juga bisa mempromosikan objek wisata sejarah yang ada di daerah tersebut diantaranya Aquaduk Pancasila yang diresmikan langsung oleh Presiden RI ke 2 tahun 1968. (El)

Pos terkait