Terapkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM, Rutan Klas II B Batusangkar Teken MoU Bersama

KHATULISTIWA | Tanah Datar, Batusangkar

Dalam rangka pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi dan Bersih Melayani (WBBM), Rutan Kelas II B Batusangkar lakukan MoU bersama, Rabu (25/01/23) di Halaman Depan Kantor Rutan setempat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI pada awal Januari 2023 lalu tentang Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas dilingkungan Kementerian Hukum dan HAM dan Surat Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat tanggal 16 Januari 2023 tentang Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat.

“Kegiatan ini sekaligus juga imenumbuhkan rasa tanggung jawab untuk berjuang demi tercapainya target – target kinerja kepada para petugas Rutan Batusangkar,” ungkap Plt (Pelaksana Tugas) Rutan Kelas II B Batusangkar, Muhamad Kameily.

Ia menyebutkan, dalam mewujudkan komitmen bersama untuk membangun Zona Integritas itu, perlu disandingkan dengan kegiatan-kegiatan rutin oleh seluruh petugas, seperti apel pagi.

Dokumen Piagam Pencanangan Zona Integritas dan Pakta Integritas ditandatangi oleh Plt Kepala Rutan Batusangkar Muhamad Kameily yang dihadiri oleh pejabat struktural serta seluruh petugas di Rutan Kelas II B Batusangkar.

“Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab pimpinan dalam upaya Rutan Batusangkar mencapai WBK/WBBM di Tahun 2023, kami akan tanda tangani bersama,” ujar Kameily didampingi Kasubsi Pengelolaan Ernita Fitria, Kasubsi Pelayanan Tahanan Adryan Abbas dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Fakruddin Can.

Ia berharap, untuk tahun 2023 ini harus ada perubahan nyata dalam memperjuangkan kinerja Rutan Kelas II B Batusangkar yang lebih baik.

“Kedepan, kita sangat perlu untuk memikirkan dan melaksanakan langkah – langkah strategis yang berasal dari aspirasi para petugas di Rutan Batusangkar ini. Dan WBK/WBBM tidak akan didapat jika tidak ada tindakan nyata dan tekad untuk berubah dari para petugas, maka dari itu saya sangat berharap kepada para petugas untuk kita berkomitmen bersama melaksanakan pembangunan zona integritas demi terwujudnya WBK/WBBM,” tegas Kameily. (El)

Pos terkait